TERUNTUK CALON IMAMKU

Assalamualaikum mas,

Dimanapun kamu berada sekarang semoga kamu selalu dilimpahkan keberkahan dalam setiap langkahmu. Tengah malam ini kembali aku bisa menyapamu. Disaat rembulan telah hampir mencapai ujung hari, hingga dapat berpapasan dengan fajar yang membalikan bisikan ketidakmungkinan.

Mas, Maha Benar Allah yang belum mempertemukan kita sampai detik ini. Ada banyak hal yang harus aku selesaikan sebelum namaku kau sebut dalam ijabmu. Allah akan mempertemukan kita ketika kita telah siap. Aku akan datang ke arahmu sehingga kau tak terlalu jauh berjalan menjemputku. Tapi bersabarlah, langkahku mungkin tak begitu cepat untuk menuju kesiapan itu, lenteraku juga tak secerah lentera lainya hingga dalam gelapun aku harus meraba agar tak terperosok ke jurang yang lebih memisahkan kita.

Mas, saat malam seperti ini apa yang sedang kau lakukan? Apa kau terlelap karena lelahnya dunia? Atau tidurmu ini hanya sementara yang kemudian menyapa Yang Maha Cinta? Sepenasaran ini aku denganmu.

Mas, aku ingin menanyakan. Apa rasa seperti ini berdosa? Begitu merindukan tanpa bisa menerka siapa. Ah entahlah, anggab saja ini narasi sederhana yang tak tau empunya.

Aku berharap kebersamaan kita atas Ridho-Nya untuk mengalahkan segala rasa yang paling indah di dunia. Aku akan selalu merindukanmu, sebelum, selama, setelah dan pada akhirnya kita dipertemukan kembali dalam Jannah.

 

10.49pm. 18042017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s