Teruntuk Sahabatku

 

Assalamualaikum, Apa kabarmu?

Senang bisa melihat foto bahagiamu di time line media sosialku, aku berharap kau sebahagia itu sampai kapanpun. Sengaja aku menulis surat ini saat hujan turun karena saat itulah aku percaya adanya waktu yang tepat terijabahnya do’a do’a. Aku tak pernah lupa kepadamu, bahkan saat pagi sampai menjelang peristirahatanku. Do’a terbaik akan selalu menyertaimu, seseorang yang selalu baik pada siapapun. Sahabatku tersayang yang akan selalu kusayangi, bagaimanapun aku saat ini, sejauh apapun tempatku berada, semoga kita tetap bisa bersahabat sampai di Surga. Biar aku memendam inginku untuk selalu bisa bersamamu, membagi seluruh ceritaku, menertawakan kebahagiaan kita saat bersama dan hanya kita yang merasa.

Tak terasa hujan yang tadinya menggema sekarang telak menjadi rintik, menjadikan pula aku menyudahi menyapamu lewat surat ini.

Tak ada takdir yang lebih indah saat kita bersama, semoga doa doa ini menggema sampai di langit sana. Membagikan rindu dan mendatangkan hujan untuk mengingatkan kita.

Salam teramat sayang dariku, semoga senyumu mengembang seperti itu, selalu selamanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s