Semua Berawal dari (sini) SNMPTN

Snmptn undangan adalah awal, dia tak akan menjadi akhir jika kita mau mencoba yang lain.
Persis 5 tahun yg lalu pada tahun 2012, saat pengumuman snmptn undangan, waktu itu pilihan pertama saya adalah sastra jawa ugm dan di unesa. Pengumuman yang dinanti nanti memang, karena selama belajar di SMA selain fokus belajar untuk UAN tapi juga fokus menata nilai di raport agar bisa masuk PTN tanpa tes sehingga saya mengusahakan agar di kelas selalu dapat rangking. Saat pengumuman snmptn undangan saya dinyatakan tidak lolos seleksi, pasti lemes lemes gimana gitu kan rasanya. Kemudian saya ikut berbagai try out yang diadakan oleh kampus kampus. Ada kejadian mencengangkan saat itu, waktu tes di smada kediri. Saat saya sudah di dalam kelas ujian dan menempati kursi bagian belakang, pintu ditutup, kemudian panitia membacakan dan memberikan lembar jawaban dan kode peogram studi. Saya mengernyitkan dahi dan tertawa dalam hati, astagaaa ternyata saya salah masuk ruangan Ipa. Ya itulah akibat kalo ikut try out terlambat. Karena sudah terlanjur di dalam akhirnya saya teruskan saja try out itu, saya mencoba memilih program study kedokteran dan peternakan yang notabenya saya adalah siswa biasa dengan keseharian belajar ekonomi sosiologi dan geografi. Bagaimana dengan try out snmptn itu? Saya tetap berusaha menggunakan seluruh kemampuan otak saya. Saya menghitung sementok mentoknya ilmu perhitungan matematika saya, biologi? Bekal kelas 1 sebelum penjurusan yang membuat saya mampu mengisi beberapa lainya hanya coba coba. Kimia? Wkwkwk saya hanya hafal tabel golongan H.li.na.ke.ruang bawah.cari sepatu.Fredi yang berarti Hidrogen,Litium,Natrium,Kalium,Rubidium,Sesium dan Fransium.
Fisika? Hanya soal mengenai astronomi dan beberapa soal mengenai gaya yang mampu dicerna, soal soal lainya rasanya menolak saya mentah mentah tak mau dijamah.
Bagaimana dengan pengumumanya? Soal soal snmptn ipa sama sekali tak memberikan harapan apapun bagi saya jadi saya ikut try out di sebelah sehingga apapun hasilnya saya tak meliriknya sedikitpun. Satu minggu kemudian saya ikut try out smans Kediri, saat itu saya ambil hukum unair. Hasilnya nilai saya hanya kurang 0, sekian dan para panitia terus menyemangati saya pasti bisa masuk hukum unair. Saat itu saya sangat antusias pasti bisa jadi anak hukum.

(To be continue) besok lagi disambung curhat snmptn yang mendayu dayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s